Home      Profil Metris      Artikel     FAQ     0pportunities

RINGKASAN DISKUSI DI MILIS 1

Latar belakang metode horisontal

Metode Horisontal merupakan bentuk deduktif dari Metode sempoa, ia bukan sekedar rumus atau formula untuk mempercepat perhitungan tetapi merupakan cara berpikir (the way of thinking).

Secara umum konsep yang mendasari baik Metode Horisontal dan Metode Sempoa adalah sama yaitu konsep asosiasi posisi. Di dalam metode Sempoa, konsep asosiasi posisi ini dipelajari secara tidak langsung dengan menggunakan media sempoa (abacus) secara berulang-ulang sehingga dapat disebut logika induktif. Dalam Metode Horisontal,

konsep asosiasi posisi ini dipelajari secara langsung dengan mengenalkan konsep asosiasi posisi dengan Notasi Pagar kepada para siswanya. Metode penyampaian Notasi Pagar ini disesuaikan dengan tingkat kemampuan anaknya, dapat dengan berbagai media permainan untuk anak-anak yang masih kecil atau langsung menggunakan konsep matematika untuk mereka yang sudah cukup dewasa. Oleh karena itu jelas bahwa seperti halnya Metode Sempoa, metode Horisontal dapat digunakan untuk menghitung penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian.

Terlebih lagi dengan menggunakan Notasi Pagar, bidang Aritmatika akan dapat digali lebih dalam lagi sehingga masuk pada Tahap Perhitungan Mental dan selanjutnya Tahap Kreatifitas. Tahap Perhitungan mental artinya anak akan dapat menghitung tanpa menggunakan alat bantu apapun kecuali pikirannya sendiri. Sedangkan dalam tahap kreatifitas, anak dapat diajarkan untuk membuktikan suatu formula aritmatika dan juga membuat formula yang lebih cepat bagi diri mereka sendiri


CONTOH I

Sebagai motivasi untuk diskusi kita, kami memberikan contoh sederhana mengenai kasus perhitungan kuadrat:

1. Misalkan soal 25^2 dalam metode horisontal dituliskan sebagai (2|5)^2 dengan "|" adalah notasi pagar yang menunjukkan asosiasi posisi dari bilangan tersebut. Selanjutnya notasi posisi ini dapat diperlakukan seperti operator, seperti halnya operator tambah "+" dsb.

Sehingga dapat dihitung sebagai berikut :

2^2 | 2*2*5 | 5^2 = 4 | 20 | 25

Oleh karena notasi pagar mengindikasikan posisi dari bilangan maka dalam setiap pagar dalam kasus di atas harus terdapat hanya satu digit bilangan, bila lebih dari satu harus digeser ke kolom sebelah kirinya (Kita selalu bekerja dalam arah kanan ke kiri). Cara menggesernya dengan cara menambahkan bilangan 'yang berlebihan' ke kolom sebelah kirinya. Perhatikan:

4 | 20 | 25 = 4 | 20+2 | 5 = 4 | 22 | 5

Selanjutnya proses diulangi lagi sbb:

4+2 | 2 | 5 = 6 | 2 | 5

Setelah dalam notasi pagar hanya terdapat satu digit bilangan maka perhitungan selesai. Sehingga :

6 | 2 | 5 = 625

Jika anda memperhatikan pola perhitungan kuadrat maka secara umum dapat dirumuskan sebagai:

(ab)^2 = a^2 | 2*a*b | b^2

 

2. Contoh selanjutnya 205^2 Di tuliskan sebagai (2 | 0 | 5)^2 = (2 ||5)^2

Disini, notasi pagar berbobot dua sehingga harus ada 2 digit bilangan di dalam notasi pagar tersebut. Sehingga didapat :

(2 || 5)^2 = 2^2 || 2*2*5 || 5^2 = 4 || 20 || 25

Di sini setiap bilangan dalam notasi pagar sudah memenuhi syarat sehingga hasilnya adalah:

4 || 20 || 25 = 42025


CONTOH II

1. 89^2 =8^2 | 2*8*9 | 9^2

=64 | 144 | 81

=64 | 144+8 | 1

=64 | 152 | 1

=64+15 | 2 | 1

=79| 2 | 1 = 7921

¨¤ tadinya saya menghitung angka 7 ditambahkan lagi dgn angka 9 jadi:

7+9 | 2 | 1 = 16| 2 | 1= 1+6 | 2 | 1= 721.

Pertanyaan saya, kenapa angka 79 tidak dijumlahkan lagi?

 

2. 809^2 = (8||9)^2 = 8^2|| 2*8*9 || 9^2

= 64 || 144 || 81

= 64+1 || 44 || 81=65 || 44 || 81=654481

¨¤ yang no 2 ini saya betul.

 

3. 8009^2 = 8 ||| 9^2 = 8^2 ||| 2*8*9 ||| 9^2

= 64 ||| 144 ||| 81

= 6414481 ¨¤ jawaban saya salah, seharusnya 64144081 tapi saya tidak mengerti, angka 0 itu dari mana?

JAWABAN:

Ingat kembali arti dari notasi pagar "|" sebagai representasi dari konsep asosiasi tempat. Simbol "|" berarti posisi dari bilangan disebelah kanan simbol tersebut. (Memang lengkapnya simbol tersebut ada bilangan subscript... karena word prosesor milis tidak support kasusnya memang disederhanakan).

Untuk mudahnya saya menggunakan simbol "|" seperti dalam contoh-contoh yang lalu. Tanda "|" untuk satu posisi bilangan di sebelah kanannya. Jika "||" berarti untuk dua posisi bilangan di sebelah kanannya. Dst. Jika "kuota"nya berlebihan harus di geser ke kiri, dengan cara menambahkannya. kalau kekurangan "kuota" nya harus disubtitusi dengan angka nol


CONTOH III

Untuk menyederhanakan pertanyaan anda, saya sedikit merubah pertanyaannya menjadi 289^2 karena disini kita bi memanfaatkan perhitungan 89^2 sebelumnya.

Perhatikan 289^2 = (2||89)^2 = 2^2 || 2*2*89 || 89^2

=4 || 356 || 7921

=4 || 356+79 || 21 = 4 || 435 || 21

=4+4 || 35 ||21

=8 || 35 || 21 = 83521

Untuk persoalan 8,9^2 memang lebih rumit karena disini kita harus benar-benar memahami konsep asosiasi posisi. Perhatikan dalam metode horisontal kita bisa menuliskan 89,8 = 8*10^1+9*10^0+8*10^(-1) = 8 | 9 -|8 -|. Di sini simbol ¦ adalah posisi satuan dan -| adalah posisi persepuluhan. Disini simbol menunjukkan posisi bilangan disebelah kanannya.

Sehingga dengan notasi seperti di atas persoalan kita dapat di tulis sebagai

8,9^2 = (8 ¦ 9 -|)^2 = 8^2 ¦ 2*8*9 -| 9^2 -|

= 64 ¦ 144 -| 81 -|

= 46 ¦ 144+8 -| 1 -| = 16 ¦ 152 -| 1 -|

= 64+15 ¦ 2 -| 1 -|

= 79 ¦ 2 -| 1 -| = 79,21

atau

8,9^2 =  (89*10^-1) ^2 = 89^2 * 10^(-2)

= 8^2 | 2*8*9 | 9^2  *10^(-2)

= 64 | 144 | 81 *10^(-2)

= 7921 *10^(-2) = 79,21


CONTOH IV

untuk soal yg 8090^2 yg dulu, saya akan coba jawab berdasarkan kira-kira :

8090^2 = 8||9||^2 = 8^2 || 2*8*9 || 9^2 ||

= 64 || 144 |||| 81

= 64+1 || 44 |||| 81

= 65 || 44 |||| 81

= 65440081 

JAWABAN:

Ada kesalahan sedikit 8090^2 = 64|| 44 || 81 || (Notasi Pagar tetap) Notasi Pagarnya tidak menjadi seperti anda 64|| 44 |||| 81 (artinya akan berbeda)

Sehingga hasilnya adalah 64|| 44 || 81 || = 64448100 (Pagar terakhir direpresentasikan dengan angka 00)


CONTOH V

Sebagai contoh, diambil kasus pangkat tiga misalnya 79^3

1. Misalkan soal 79^3 dalam metode horisontal dituliskan sebagai (7|9)^3 dengan "|" adalah notasi pagar yang menunjukkan asosiasi posisi dari bilangan tersebut. Selanjutnya notasi posisi ini dapat diperlakukan seperti operator, seperti halnya operator tambah "+" dsb.

Jika anda memperhatikan pola perhitungan kuadrat maka secara umum dapat dirumuskan sebagai:

(ab)^2 = a^2 | 2*a*b | b^2 MAKA untuk pola perhitungan pangkat tiga:

(ab)^3 = (a|b) * (a|b)^2 bila diuraikan maka didapat :

= a^3 | 3*a^2*b | 3*a*b^2 | b^3

Perhatikan ini mirip dengan perhitungan polinom (Binomial Newton), sehingga sekarang anda dapat mengembangkan formula sendiri untuk pangkat yang lebih tinggi.

Sehingga dapat dihitung sebagai berikut :

(79)^3 = (7|9)^3 = (7^3 | 3*7^2*9 | 3*7*9^2 | 9^3)

= 343 | 1323 | 1701 | 729

Oleh karena notasi pagar mengindikasikan posisi dari bilangan maka dalam setiap pagar dalam kasus di atas harus terdapat hanya satu digit bilangan, bila lebih dari satu harus digeser ke kolom sebelah kirinya (Kita selalu bekerja dalam arah kanan ke kiri). Cara menggesernya dengan cara menambahkan bilangan 'yang berlebihan' ke kolom sebelah kirinya.

Perhatikan:

343 | 1323 | 1701 | 729 = 343 | 1323 | 1701+72 | 9

= 343 | 1323 | 1773 | 9

Selanjutnya proses diulangi lagi sbb:

343 | 1323 | 1773 | 9 = 343 | 1323+177 | 1773 | 9

= 343 | 1500 | 3 | 9

Selanjutnya proses diulangi lagi sbb:

343 | 1500 | 3 | 9 = 343+150 | 0 | 3 | 9

= 493 | 0 | 3 | 9

Setelah dalam notasi pagar hanya terdapat satu digit bilangan maka perhitungan selesai. Sehingga :

493 | 0 | 3 | 9 = 493039

2. Untuk perhitungan kuadrat digit lebih dari 2, sepertinya harus digunakan rumus dari metode horisontal 2 kali, contohnya (1234)^2 = (12|34)^2 kalo tidak salah :) berarti jika memakai rumus abc (pelajaran smp)=a^2+2ab+b^2, utk mencari 12^2 dan 34^2 harus pake metode horisontal juga kan? belum lagi perkalian 2ab, berarti 2*12*34 yang jika kita cari hasilnya juga cukup memakan waktu, adakah cara lain yg lebih mudah ?

Metris:

Bagus sekali pertanyaan anda. Memang ada cara lain yang lebih mudah tetapi cara ini melibatkan penurunan formula, yang dalam metris disebut OPERASI GABUNGAN. Dalam hal ini menghafal formula bukan cara yang efektif, lebih baik anda dapat menurunkan formula tersebut.

Perhatikan (word processor disini terdapat keterbatasan Notasi, karena itu harap dicorat-coret kembali):

Misalnya 132^2, cara untuk menurunkan formula dalam kasus tiga digit seperti ini sbb:

(abc)^2 = (a | bc)^2 = a^2 | 2 * a *(bc) | (bc)^2

= a^2 | 2*a*b | 2*a*c + b^2 |2*b*c | c^2

Sekarang dapat dihitung secara langsung:

132^2 = 1^2 | 2*1*3 | 2*1*2 + 3^2 | 2*3*2 | 2^2

= 1 | 6 | 4+9 | 12 | 4 = 1 | 6 | 13 | 12 |4

Oleh karena notasi pagar mengindikasikan posisi dari bilangan maka dalam setiap pagar dalam kasus di atas harus terdapat hanya satu digit bilangan, bila lebih dari satu harus digeser ke kolom sebelah kirinya (Kita selalu bekerja dalam arah kanan ke kiri). Cara menggesernya dengan cara menambahkan bilangan 'yang berlebihan' ke kolom sebelah kirinya. Perhatikan:

1 | 6 | 13 | 12 |4 = 1 | 6 | 13+1 | 2 |4 = 1 | 6 | 14 | 2 |4

Selanjutnya proses diulangi lagi sbb:

1 | 6 | 14 | 2 |4 = 1 | 6+1 | 4 | 2 |4 = 1 | 7 | 4 | 2 |4

Setelah dalam notasi pagar hanya terdapat satu digit bilangan maka perhitungan selesai. Sehingga :

1 | 7 | 4 | 2 |4 = 17424


CONTOH VI

coba menghitung 1110^3 : 1110^3 = (11|10)^3

 = 1331 | 3630 | 3300 | 1000

= 1331 | 3630 | 3300+10 | 00

= 1331 | 3630 | 3310 | 00

= 1331 | 3630+33 | 10 | 00

= 1331 | 3663 |10 | 00

= 1331+36 | 63 | 10 | 00

= 1367631000

benar begitu ?...

Metris :

Disini ada kesalahan notasi

1110^3 = (11 || 10 )^3

= 1331 || 3630 || 3300 || 1000

Notasi || berarti harus ada 2 digit dalam Notasi pagar tersebut.

 

BACK