Home      Profil Metris      Artikel     FAQ     0pportunities

Bagaimana caranya melatih ingatan tentang perhitungan dasar?

 

Perhitungan Mental adalah cara menghitung dengan hanya menggunakan Otak manusia, tanpa dengan bantuan peralatan yang lain. Kunci utama dalam perhitungan mental selain dari proses visualisasi adalah INGATAN akan fakta perhitungan dasar yaitu penambahan / pengurangan dari 0 (nol) s.d 9 (sembilan). Dalam artikel ini akan dibahas bagaimana melatih ingatan akan fakta perhitungan dasar tersebut, yang sering disebut proses mekanisasi. Inti dari proses mekanisasi ini adalah latihan yang berulang-ulang sehingga fakta tentang perhitungan dasar dapat diingat diluar kepala dengan kecepatan optimal dalam mengambil memori dari dalam otak kita.

Langkah pertama dalam melakukan proses mekanisasi ini adalah meminta agar siswa menghitung dalam lembar perhitungan dasar.-- Lembar perhitungan ini berisi angka-angka dari 0 (nol) s.d 9 (sembilan) secara acak dalam jumlah yang sangat banyak.-- Dalam menugaskan siswa misalnya untuk menghitung operasi penambahan, tentukan waktu pengerjaannya, tetapkanlah selama 3 menit. Perintahkan siswa melakukan operasi penjumlahan sebanyak-banyaknya dalam waktu pengerjaan tersebut. Setelah dilakukan latihan awal ini, siswa diminta untuk mengoreksi hasil dari perhitungan mereka sendiri dan menghitung berapa perhitungan yang berhasil ia kerjakan. Bila mereka telah mampu menghitung kurang lebih 100 perhitungan dengan tingkat keakuratan hasil perhitungan lebih dari 97%, maka proses mekanisasi ini dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. Bila belum dapat mereka harus mengulangi tahap ini sampai berhasil. Pada tahap awal ini, dilatih keakuratan dan kecepatan dalam menghitung. 

Setelah mereka menyelesaikan tahap awal di atas, maka dapat dilanjutkan dengan mengulang proses persis seperti tahap pertama secara berulang dengan jeda waktu sekitar setengah menit. Jadi dalam tahap ini dilakukan proses perhitungan – jeda – proses perhitungan – jeda dan seterusnya. Lakukan hal ini sampai 4 (empat) kali perulangan proses perhitungan, hal ini akan membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Kemudian koreksi hasil akhirnya, dan untuk lulus maka siswa harus dapat melakukan perhitungan kurang lebih 100 perhitungan setiap 3 menit dengan tingkat keakuratan lebih dari 97 %. Bila belum dapat mereka harus mengulangi tahap ini sampai berhasil. Di tahap ini dilatih daya tahan (endurance) siswa dalam menghitung dalam jumlah yang banyak.  

Bila hal ini telah dapat dilakukan dengan baik, maka landasan dari proses mekanisasi telah terbentuk. Selanjutnya adalah dilakukan latihan rutin secara mandiri dengan pola latihan yang sama dengan menetapkan target akhir, yaitu dapat melakukan 1 (satu) perhitungan dasar setiap satu detik sehingga dalam 3 menit dapat menghitung 180 buah perhitungan, dengan daya tahan untuk menghitung selama setengah jam. Lakukanlah proses mekanisasi ini bersamaan dengan proses visualisasi secara rutin agar dapat menguasai penghitungan mental dengan cepat.

 

BACK