Menu Content/Inhalt
Home arrow Articles arrow Metris Awards Up To Ten Millions Rupiah
Metris Awards Up To Ten Millions Rupiah Print E-mail
Written by sig   
Thursday, 10 January 2013
New Page 1

Pada bulan Oktober 2011 METRIS mendapat kepercayaan untuk didaulat pada acara Kick Andy Show, pada kesempatan tersebut dijelaskan sedikit contoh perihal cara hitung secara mendatar menggunakan notasi pagar Metris.  Kemudian setelah video Metris in Kick Andy Show diunggah ke internet (youtube), beberapa tanggapan muncul.  Salah satu hal yang menarik adalah adanya beberapa tanggapan yang cenderung apriori.  Bagi kami komentar yang cenderung apriori tersebut tidak keliru, justru malah memunculkan ide tentang pemberian Awards oleh Metris bagi siapa saja yang mampu membuktikan apriorinya dengan benar secara terukur.

Di bawah ini contoh kutipan komentar tanpa editing yang cenderung apriori.

a.       Memprehatinkan, sebagai dosen tentunya menjunjung tinggi etika keilmuan. ini plagiarism 100% dari metode vedicmath. Kick andy meskinya selektif. Gunawan ww.

b.      Sebenarnya ini bukan metode baru mas ivan. Contoh perkalian yang saudara berikan 26x53=10/36/18=1378. 206x503 = 10/36/18 = 103618 adalah metode vertically and crosswise. Penggunaan notasi pagar sebagai pembatas juga adalah hal yang biasa digunakan bagi pemula dalam vedic mathematics sebelum memahami one line solution. Adalah suatu blunder besar bila cara kuno ini diklaim sebagai ciptaan saudara. Sebagai seorang cendekiawan memang kita perlu rendah hati. Ramathya.

c.      Setahu saya metode yang katanya ditemukan oleh Saudara Ivan. Berasal dari India, yang direkonstruksi oleh Bharati Krishna Tirtha's pada awal abad 20. Dan ini merupakan kekayaan intelektual bangsa India. Bisa dilihat dari berbagai sumber Vedic Math. Termasuk sumber utama di USA adalah Prof. Kenneth Williams yang merupakan murid dari Bharati. Dan beliau tidak pernah menyebutkan Vedic adalah penemuannya. Itulah ciri-ciri ilmuan sesungguhnya. Sigapwidjatmo

Sebenarnya saya sudah memberikan tangapan secara sistematis pada artikel berjudul Metris, Plagirism?, namun justru momen seperti ini sangat pas untuk memberikan energi bagi mereka yang apriori untuk membuktikan secara Historis Matematis dan Terukur. Metris akan memberikan dua penghargaan bagi siapa saja yang mampu membuktikan kebenarannya.  Penghargaan ini diberikan bagi yang mampu menjawab dua tantangan secara benar akan memperoleh total hadiah sebesar Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah).

Penghargaan pertama diberikan bagi yang mampu menjawab tantangan berikut ini. Metris merupakan metode hitung baru, original dan bukan plagiarism  dimana proses hitungnya menggunakan Notasi Pagar. Sebelum penjelasan definisi secara baku dan konsisten dari notasi pagar metris (||), perlu dimisalkan terlebih dahulu bahwa huruf A, B, C adalah variabel bilangan bulat dan notasi pagar |n, |m menunjukan banyaknya jumlah pagar sebanyak n, m.  Maka definisi secara matematis dari notasi pagar metris  A|nB = A.10^n+B  atau A|nB|mC = (A.10^n+B).10^m+C  dan secara konsiten dapat dilanjutkan terus pola persamaan notasi pagarnya. Tantangan pertama adalah membuktikan secara Historis Matematis dan Terukur bahwa pernyataan di atas keliru dan komen mereka yang apriori di atas adalah benar.

Penghargaan kedua juga akan diberikan bila mampu menjawab tantangan berikut ini.  METRIS sebagai Penyempurna Ilmu Hitung Cepat di Dunia karena kemampuannya mampu menyatukan semua metode cepat yang ada saat ini di Dunia ke dalam bentuk persamaan menggunakan penulisan Notasi Pagar Metris. Tantangan kedua ini adalah barang siapa mampu membuktikan bahwa ada Cara Hitung Cepat dengan menggunakan metode apapun di dunia (MathMagic, Vedic, tranchtenberg dll) yang TIDAK MAMPU dikonversikan ke dalam penulisan menggunakan Notasi Pagar Metris. Contoh beberapa konversi ada pada buku metris yang telah terbit dan dengan baik membuktikan kemampuan ini berjudul Berhitung Super Cepat oleh penerbit Media Pusindo. Nah, bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi dapat mengirimkan jawabannya via surel dengan alamat email This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it .

 

Penulis : Stephanus Ivan Goenawan (SIG)

Penemu Metris

 
< Prev   Next >